(Perbincangan di sebuah keramaian kafe)
Dedi : “Hei Jok, apa kabar loe….sama siapa?”
Joko : “Baik…sendirian aja gw ni, duduk sini”
Dedi : “ Sering kesini loe ya, bukannya boros…Nabung loe, inget masa depan”
Joko : “Aaah, nabung mah tar aje…kalo gaji udah cukup biar nabungnya lebih banyak, lagian gw masih banyak kebutuhan dan masih pengen macem-macem…”
(paused)
Kita hentikan sejenak pembicaraan dua sahabat tersebut. Perkataan: ”nanti deh kalo gaji udah cukup” mungkin terdengar seperti jawaban biasa saja bukan? Tapi di sini kita akan temukan betapa luar biasanya akibat dari jawaban tersebut.
Saya senang sekali dengan tabel di bawah ini:
|
Tahun |
Dedi |
Joko |
||
Dedi dan Joko sama-sama baru masuk di sebuah perusahaan telekomunikasi di Indonesia, keduanya berusia 25 tahun sekarang. Si Dedi sudah mulai mulai menabung hari ini (setelah gajian pertama J) , dia berkomitmen untuk menabung 10juta pertahunnya. Sobatnya, Joko, bilang kalau dia mau menabung pada saat gajinya mencukupi.
OK…waktu berlalu Dedi tetap dengan komitmennya untuk menabung 10jt pertahun sampai 5 tahun, pada saat itu Joko tersadar bahwa dia harus mulai menabung (padahal gajinya sebenarnya sama aja dengan 5 tahun yang lalu J).
Pada saat Joko mulai menabung, Dedi memutuskan untuk berhenti menabung dan ingin berinvestasi di tempat lain (tanpa mengambil tabungannya dan membiarkannya berkembang di situ). Dan Joko berpikir : “Untuk mandapatkan jumlah yang sama dengan Dedi , Saya AKAN MENABUNG LEBIH LAMA !!”
Singkat cerita Joko sudah 15 tahun lamanya menabung , sementara Dedi sudah BERHENTI menabung 15 tahun yang lalu. Tiba saatnya masa pensiun mereka. Mereka pergi ke bank untuk mencairkan uang mereka bersama sama
DAN, Si Joko terkejut bukan main ketika melihat bahwa tabungan Dedi MASIH lebih besar jumlahnya dibandingkan tabungannya.
|
DEDI |
JOKO |
Jadi intinya adalah :
BUKAN BERAPA LAMA ANDA AKAN MENABUNG, TAPI KAPAN ANDA AKAN MULAI MENABUNG. KARENA BESOK MUNGKIN SUDAH TERLAMBAT!!










